e-BUKU
.co
christian
online
Buku

Kesaksian

Dari Buku

Langsung ke: navigasi, cari

Membaca buku memberikan manfaat dan keuntungan yang banyak bagi pembacanya. Simaklah kesaksian para pembaca berikut ini.

  1. Living Simply
    Kesaksian Billy Wagey tentang buku "Living Simply" tulisan Delia Halverson. Buku ini mengingatkan tentang bagaimana membuat keputusan dan hidup berpusat kepada Allah. Dalam buku ini, saya belajar beberapa hal dasar mengenai bagaimana kita bisa mendapatkan hidup yang lebih sederhana. Hal pertama adalah untuk Membuat Keputusan (Making Decision). Hal kedua adalah 'Berpusat kepada Allah (Centering on God).' Apa maksudnya? Jika kita membaca di dalam Alkitab, Tuhan Yesus, sebelum memulai sebuah pelayanan, ditengah-tengah kesibukannya dalam melayani, selalu menyediakan waktu untuk menyendiri dan berdoa.
  2. Mutiara Kehidupan Kristen
    Kesaksian Yohana Karunia tentang buku karya John Calvin yang berjudul "Mutiara Kehidupan Kristen" Buku ini memberikan bimbingan alkitabiah dalam mengaplikasikan prinsip-prinsip Alkitab. Manfaat yang saya dapatkan setelah membaca buku ini salah satunya untuk menguatkan saya untuk selalu rendah hati, bahwa apa yang saya punya, apa yang terjadi dalam hidup saya semata-mata hanyalah karena kasih karunia Tuhan. Juga tentang kekudusan yang harus diutamakan, karena Kristus kudus maka kita sebagai pengikut Kristus juga harus mengejar kekudusan. Selain itu, saya belajar juga untuk memikul salib, kita tidak perlu membandingkan salib yang kita pikul dengan salib yang dipikul orang lain, karena Tuhan membebankan salib yang Ia tahu pasti setiap orang sanggup menanggungnya asalkan tetap berserah sepenuh hidupnya kepada Tuhan.
  3. Seni Memahami Pasangan Anda
    Buku ini benar-benar tepat untuk saya yang sudah berkeluarga. Namun ternyata buku ini tidak hanya bagus untuk kita yang sudah berkeluarga tapi bagus juga untuk mereka yang akan menikah bahkan mereka yang masih pacaran. Mengapa? Karena buku ini mengajak kita untuk lebih mengenal pasangan kita dengan baik dan mendalam.
  4. Pentingnya Sebuah Komitmen
    Salah satu hal yang saya dapat dari membaca buku ini adalah bahwa sebenarnya membuat komitmen saja, entah itu dalam kehidupan spiritual, pekerjaan, pernikahan, dll., tidak cukup. Yang sesungguhnya diperlukan adalah bagaimana kita mengawali komitmen itu.
  5. Melatih Si Kecil Membaca
    Sebagai seorang ibu satu anak tentu saja saya menginginkan anak saya bisa tumbuh menjadi anak yang pintar dan berwawasan luas. Namun saya terkadang bingung bagaimana caranya agar anak saya bisa menjadi anak seperti yang saya inginkan. Bersyukur saya mendapatkan satu buku yang menjawab pergumulan saya selama ini. Satu buku berjudul Cara Menumbuhkan Minat Baca Anda yang berisi enam bab seputar minat baca, manfaat buku, cara menumbuhkan minat baca, menumbuhkan minat baca sesuai dengan kecerdasan majemuk anak, komentar orang tua, dan tips untuk guru di sekolah.
  6. Transformasi Perilaku Seksual
    Setelah saya membaca buku ini, saya semakin tahu bahwa dunia sekarang ini memang sangat mengumbar masalah seksual dengan cara yang salah. Banyak sekali nilai-nilai seksual yang keliru yang ditanamkan melalui media-media, baik televisi, internet, majalah, dan buku-buku yang memengaruhi pandangan kita tentang masalah seksual.
  7. Mengatasi Tantangan Hidup
    Melalui buku ini saya banyak belajar untuk berani menghadapi setiap tantangan dan persoalan yang ada dan menemukan cara-cara untuk mengatasinya. Meskipun buku ini tidak terlalu tebal, namun sangat padat berisi. Cara penyampaiannya pun tidak bertele-tele. Buku ini menjadi kekuatan tersendiri bagi saya untuk terus bertahan dalam pencobaan.
  8. Gereja yang Membumi, Maksudnya?
    Secara pribadi saya banyak diingatkan dengan berbagai pelajaran, mulai dari pelajaran tentang pentingnya menyediakan dan membina pelayanan anak hingga bagaimana mewujudkan hidup Kristen yang benar. Hati saya miris melihat kenyataan bahwa cukup banyak gereja yang tidak memiliki perhatian khusus terhadapan pelayanan anak.
  9. 7 Kecerdasan Emosional yang Dibutuhkan oleh Anak Anda
    Membaca buku ini benar-benar membuka wawasan saya. Sekalipun saya belum berencana untuk memiliki momongan, namun pengetahuan yang saya dapatkan dari buku ini sangat membantu saya mempersiapkan diri untuk masa depan saya -- menjadi orang tua.
  10. Melayani Mereka yang Menghilang dari Gereja
    Ketika membaca buku ini, saya diingatkan tentang cara pandang saya terhadap jemaat pasif selama ini. Saya tergolong orang yang lebih sering menghakimi mereka sebagai orang-orang yang malas, tidak peduli dengan gereja, dan menjadi beban bagi jemaat lainnya. Saya disadarkan ternyata tanggapan seperti itulah yang justru tidak ada gunanya dan bukan sesuatu yang benar. Melihat hal itu, kita seharusnya mulai belajar untuk menempatkan diri kita dalam kondisi mereka. Jemaat pasif membutuhkan perhatian, bukan penghakiman. Mereka ingin dikunjungi, bukan dijauhi.
Diperoleh dari "http://e-buku.co/Kesaksian"